Spesifikasi:
Kateter Silikon Dua Arah | ||
Spesifikasi |
Panjang |
Fitur Produk |
|
8FR, 10FR, 12FR, 14FR, 16FR, 18FR , 20FR, 22FR, 24FR |
30cm |
Sifat materialnya cocok untuk penggunaan jangka panjang, pengoperasiannya mudah, dan memiliki kompatibilitas klinis yang kuat. |
Pengantar:
Produk ini menawarkan cakupan spesifikasi yang lengkap, mencakup ukuran 8FR, 10FR, 12FR, 14FR, 16FR, 18FR, 20FR, 22FR, dan 24FR, dengan panjang tetap 30 cm. Beragam rentang spesifikasi ini memungkinkan staf medis memilih model yang paling sesuai secara fleksibel berdasarkan usia pasien, tipe tubuh, dan kondisi klinis tertentu, memastikan adaptasi optimal terhadap berbagai skenario kateterisasi saluran kemih.
Fitur produk utamanya sangat menonjol: sifat material yang unggul memungkinkan penggunaan jangka panjang, karena bahan silikon berkualitas tinggi tahan terhadap penuaan dan deformasi, menjaga kinerja tetap stabil selama pemakaian jangka panjang serta mengurangi risiko cedera uretra. Di sisi lain, desain operasional yang praktis mengurangi beban kerja staf medis—permukaan kateter yang halus meminimalkan hambatan saat dimasukkan, sehingga intubasi menjadi cepat dan mudah. Kompatibilitas klinis yang kuat memungkinkannya digunakan baik untuk kateterisasi pascaoperasi jangka pendek maupun manajemen urin jangka panjang bagi pasien yang terbaring di tempat tidur.
Dilengkapi struktur dua lumen yang andal dan sistem fiksasi balon udara, kateter ini menjamin pemakaian yang stabil tanpa perpindahan posisi. Kemasan steril mandiri semakin menjamin keamanan klinis, secara efektif mencegah infeksi silang.
Fitur utama produk ini terletak pada permukaan kateter yang halus, yang secara signifikan mengurangi hambatan saat dimasukkan. Desain ini tidak hanya memudahkan petugas medis dalam melakukan prosedur kateterisasi jangka panjang secara aman dan efisien, tetapi juga mengurangi ketidaknyamanan pasien selama pemasangan. Sementara itu, kinerja yang stabil saat dipasang mencegah perpindahan kateter secara efektif, menghindari komplikasi potensial seperti cedera uretra dan kebocoran urin yang disebabkan oleh pergerakan kateter.