Spesifikasi:
Spesifikasi |
Panjang bantalan airbag |
Panjang tourniquet |
Lebar tourniquet |
Panjang bantal airbag |
WPRA |
55 |
245 |
42 |
42 |
WPRB |
70 |
240 |
30 |
45 |
Fitur:
1. Hemostasis cepat dan tepat sasaran untuk mengurangi waktu pemulihan pasien setelah operasi.
2. Mengurangi banyak komplikasi serius yang disebabkan oleh metode tekanan tinggi.
3. Desain struktural yang manusiawi sesuai dengan fisiologi diseksi vaskular di lokasi tusukan arteri radialis pada lengan bawah, untuk memastikan aliran darah arteri ulnaris tetap normal, serta mudah dipasang dan tidak bergeser.
4. Sabuk elastis tekanan airbag dapat disesuaikan, mudah dioperasikan, dapat memenuhi kebutuhan kenyamanan pasien secara maksimal, serta memudahkan observasi perawatan.
Deskripsi:
Alat Kompresi Arteri Radial ini adalah alat medis profesional yang dirancang untuk hemostasis setelah tusukan arteri radial dan pembedahan intervensi, tersedia dalam dua model WPRA dan WPRB dengan spesifikasi berbeda untuk memenuhi kebutuhan klinis yang beragam. WPRA dilengkapi dengan sabuk pengikat bantalan udara 55mm, torniket 245mm lebar 42mm dan bantal udara 42mm; WPRB memiliki sabuk pengikat bantalan udara 70mm, torniket 240mm lebar 30mm dan bantal udara 45mm, mewujudkan hemostasis terarah untuk kelompok pasien yang berbeda.
Perangkat ini mengadopsi desain kompresi airbag yang humanis, yang dapat menyesuaikan kekuatan kompresi secara fleksibel sesuai kebutuhan klinis, memastikan hemostasis yang efektif sekaligus menghindari tekanan berlebihan yang dapat menyebabkan iskemia jaringan lokal dan cedera. Strukturnya yang ringan dan ringkas mudah dioperasikan, memungkinkan staf medis untuk melakukan pemakaian dan penyesuaian dengan cepat, serta tourniquet yang terpasang stabil memastikan posisi tetap aman tanpa bergeser selama periode hemostasis.
Terbuat dari bahan medis yang ramah kulit dan bernapas, meningkatkan kenyamanan pasien selama pemakaian jangka panjang serta mengurangi risiko iritasi kulit. Sebagai solusi hemostasis non-invasif, perangkat ini secara efektif mempersingkat waktu hemostasis pasca operasi dan mengurangi kejadian komplikasi seperti hematoma dan pseudoaneurisma, sehingga sangat cocok digunakan dalam berbagai skenario seperti pembedahan intervensi kardiovaskular, pengambilan sampel darah, dan prosedur lain yang memerlukan hemostasis arteri radialis.